Senin, 23 April 2012

Bakso Bakar(malang)

Bakso Bakar(malang)



Kota Malang tidak hanya dikenal dengan hawa sejuk dan panorama indah gunung-gunung yang mengelilinginya tetapi juga menjadi gudang makanan nikmat. Di kota yang dijuluki paris van java-nya jawa timur ini memiliki beberapa kuliner khas yang menjadi andalan, seperti: pecel kawi, cwie mie dan bakso.
Khusus untuk bakso, pastinya semua orang sudah mengenal kelezatan Bakso Malang. Seiring dengan berjalannya waktu, menu – menu hidangan baksopun mempunyai variasi-variasi yang tentunya tidak kalah enaknya dengan bakso biasa.
Salah satu hidangan menu bakso yang telah berhasil mencuri hati para wisatawan adalah bakso bakar. Nah, kali ini saya ingin memperkenalkan depot bakso bakar Pak Man, pencetus ide bakso bakso bakar di kota Malang. Di depot yang terletak di jalan Diponegoro 19 Malang, kita bisa memilih bakso bakar kasar maupun halus, per biji hargaya Rp 1.500,-. Varian bakso halus dan kasar yang versi rebus juga tersedia beserta dengan tahu gorengnya. Setiap pelanggan bebas mengambil mie putih, tahu, bakso rebus dan kuah sesuai selera. Tak ketinggalan juga, ditambahkan rajangan daun seledri dan bawang goreng sebagai taburan diatas racikan bakso kita.
Kuah baksonya yang sedap karena keaslian kaldu menjadi daya tarik utama depot ini. Ditunjang dengan bumbu yang benar-benar meresap ke bakso bakarnya, menjadikan bakso bakar pak Man digandrungi oleh setiap seleb ibu kota yang kebetulan singgah di kota arema ini.
Jangan lupa untuk membubuhkan sedikit sambal ke kuah panasnya, ingat! Cukup sedikit saja karena sudah mampu membuat lidah mabuk kepayang karena kelezatan dan tentunya karena pedasnya. “rasane koyok ditapuki sambel yo, pedes tapi nagih” (rasanya seperti ditampar sambel yo) tutur teman saya yang kebetulan ikutan makan siang bersama. Untuk minuman, depot ini hanya menyediakan minuman teh botolan dan softdrink.
Dengan segudang kelezatan yang ditawarkan, rasanya tidak berlebihan apabila banyak orang mengatakan kalau kunjungan ke kota Malang tak akan lengkap bila melewatkan bakso bakar Pak Man.
Silahkan mencoba dan buktikan kalau kisah saya ini bukanlah omong kosong biasa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar